
Pada bulan December tanggal 22, Pdt.Moody Ratu dan istri tiba di LA, mereka tinggal di keluarga orang Pilipina dan kebetulan bertetangga dengan 3 orang tua (oma) dari Indonesia. Rupanya oma-oma tersebut sudah merindukan adanya persekutuan untuk sekian lama, dan Pdt.Moody mulai melayani persekutuan itu setiap jam 5:00Pagi.
Setelah beberapa minggu diadakan persekutuan maka kemudian mulailah terkumpul satu persatu orang-orang Indonesia yang lainnya.
Puji Tuhan , hari Minggu 14 Maret 2010, ibadah perdana GPdI kedua di Canada telah dimulai. Life Centre Indonesian Church, Port Coquitlam BC (atau GPdI "Life Centre" Port Coquitlam). Ibadah yang penuh berkat ini dilayani oleh Ketua Majelis Daerah West Coast USA, Pdt. Johannis Suwuh, dari Seattle,WA. Terhitung juga sejak Maret 2010 ini, nama GPdI Vancouver Ministries telah berganti menjadi Life Centre Indonesian Church, Vancouver BC (atau GPdI "Life Centre" Vancouver BC).
I. PENDAHULUAN.
Di dalam Injil
disajikan dua pertanyaan yang sangat penting
berhubungan dengan Tuhan Yesus Kristus.
Pertanyaan-pertanyaan ini
dinyatakan oleh
Kristus sendiri kepada para pemimpin agama pada
masaNya,
dan oleh Pilatus saat orang banyak
mendesakkan penyaliban Yesus.
- Matius 22:42
"Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak Siapakah
Dia?"
- Matius 27:22 "Apakah yang harus
kuperbuat dengan Yesus, yang disebut
Kristus?"
VI. KE-ALLAHAN KRISTUS.
Sebagaimana yang dicatat sebelumnya, bidat-bidat mengenai ke-Allahan dan kemanusiaan Kristus muncul pada abad-abad permulaan dalam sejarah Gereja Bandul bergoyang balik dan kembali dalam keestrimannya. Tetapi, lebih banyak penolakan ke-AllahanNya dari pada atas kemanusiaanNya, ke-Allahan dan kemanusiaan Kristus perlu dipertahankan dalam keseimbangan yang sebaik-baiknya, sebagaimana yang disaksikan oleh para penulis Perjanjian Baru, utnuk menghindari bidat.